RSS

Cara Agar Les Membaca tidak lagi membosankan



JADWAL LES BACA HARUSNYA 2x SEMINGGU, TAPI GARA2 TEMPAT LESNYA PAKE ABACA, ADNAN (5th) MAUNYA LES SETIAP HARI. HASILNYA? BISA LULUS ABACA SERI 1 KURANG DARI SEBULAN.

Hal terburuk yang dikatakan anak tentang PR adalah terlalu sulit utk dikerjakan. Tapi hal terburuk yang dikatakan seorang anak thd game (permainan) adalah terlalu gampang. (Henry Jenkins-penulis buku Convergence Culture).

Itulah sebabnya, anak2 menyukai permainan dan membenci PR. Karena seburuk2nya game adalah yang terlalu gampang dimainkan, berbeda dg PR sekolah yang sering bikin stres karena susah dikerjakan.

Game yang bagus adalah game yang dapat mengukur kemampuan pemainnya shg tidak terlalu sulit dan tidak terlalu gampang. Game yang terlalu sulit juga tidak menarik, sedangkan yang terlalu gampang juga kurang menantang. Jadi membuat game yang bagus bukanlah hal gampang. Karena harus memahami psikologi segmen game yang dibuat tsb. Dan itulah bagian tersulitnya dalam membuat game. Fakta juga bahwa tidak semua game itu disukai anak, hanya game yang sesuai perkembangannya dan mengerti psikologi anak saja yang bisa digandrungi anak2. Itulah sebabnya anak2 berkata hal terburuk dari sebuah game adalah yang terlalu gampang dimainkan.

Bagaimana dg abaca? Abaca flashcard memiliki game yang tingkat kesulitannya "sedang" dan telah mengantongi hampir seribu testimoni kecanduan abaca, dan selama lebih dari 4 tahun menduduki peringkat bestseller nasional. Semua itu adalah bukti bahwa abaca memang sesuai dg perkembangan anak dan terbukti disukai anak2 usia TK (secara statistik).

Lalu apa jadinya jika sebuah tempat les2an menggunakan media abaca Flashcard? Sudah bisa ditebak ya Bunda, murid2 jadi ketagihan belajar membaca. Seperti Adnan ini, yang les membaca di FRUITS EDUCATION COURSE yang menggunakan abaca sebagai media ajarnya. Kebetulan di tempat les milik Bunda Nia ini, jadwal belajar membaca hanya 2x seminggu. Akan tetapi karena medianya menggunakan abaca flashcard, Adnan maunya berangkat les setiap hari. Sepulang sekolah Adnan selalu terburu2 agar bisa segera berangkat les. Lihat bagaimana perkembangan belajar anak yang kecanduan abaca? Adnan bisa lulus abaca seri 1 kurang dari 1 bulan, karena dia suka dengan gamenya. Sukanya sampai di lubuk hati terdalam, terbayang2 saat belajar di sekolah karena pengen cepat2 les baca karena game abaca asyik baginya.

Apa sih yang bikin anak gandrung sama abaca? Nyandu belajar sampe maunya belajarnya setiap hari? Karena game abaca memiliki tingkat kesulitan game yang terukur, begitu juga materi abaca juga terukur. Karena pembelajaran huruf merupakan hal abstrak bagi anak2 yang otaknya belum cukup berkembang. Maka penyusunan materinya haruslah sistematis. Bukalah kemasan abaca dan Anda akan menemukan box2 yang berisi kartu yang memiliki warna bermacam2. Kartu yang termudah diberi warna merah sesuai dengan warna boxnya. Jadi abaca tidak mengikuti urutan alfabet dunia, tapi urutannya didasarkan pada tingkat kesulitan materinya. Inilah yang membuat abaca menjadi menarik bagi anak2. Karena gamenya dipadu dengan materi yang disusun secara sistematis dan ilmiah.

Tapi ada syaratnya ya Bunda agar proses belajar membaca menggunakan abaca jadi maksimal. Yaitu Anda harus memperhatikan kesiapan anak. Apakah anak sudah menunjukkan ketertarikan terhadap huruf atau masih suka gambar saja? Jika masih suka gambar saja berarti anak Bunda belum siap belajar sebab belajar membaca itu melibatkan hal abstrak sehingga anak harus siap dl (otaknya cukup matang) agar materinya bisa diserap dengan baik.

Nah jika anak Bunda sudah siap belajar membaca, tidak ada salahnya mencoba abaca flashcard. Kartu belajar membaca yang telah mengantongi hampir seribu testimoni dan telah diujicoba ke 102 anak TK dengan tingkat keberhasilan lebih dari 90%. Dan prosentase tsb meningkat menjadi 100% utk anak yg siap belajar membaca.

DAPATKAN SEMUA SERI ABACA FLASHCARD DI SELURUH AGEN DAN DISTRIBUTOR ABACA. 



hubungi 
Wa 081268705180
bb 585ef5dd

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar